5 Jenis Pupuk Organik Padat Dan Cair Untuk Tanaman

Jenis Pupuk Organik - Pupuk merupakan bahan yang memiliki kandungan unsur hara yang diberikan ke tanaman guna mendukung pertumbuhannya. Pupuk terbagi menjadi 8 jenis, tetapi yang sering kita temui yaitu jenis pupuk organik dan jenis pupuk anorganik.


Pupuk organik adalah pupuk yang kebanyakan terproses dari alam/tanaman dan atau hewan dengan proses rekayasa. Pupuk ini dapat berbentuk padat atau cair yang dipakai untuk memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah.

jenis pupuk organik

Sedangkan, pupuk anorganik adalah pupuk yang dibuat dari bahan kimia sebutan lain dari pupuk anorganik ialah pupuk buatan. Pupuk ini memiliki kandungan senyawa anorganik atau senyawa kimia.

Perbedaan Pupuk Organik dan Pupuk Kimia


Secara umum terdapat perbedaan pupuk organik dan pupuk kimia, diantaranya yaitu:

1. Kandungan Unsur

  • Pupuk Organik : memiliki kandungan nutrisi yang lengkap baik makro maupun mikro hanya saja pupuk organik memiliki kandungan nutrisi dengan komposisi yang berbeda.
  • Pupuk Kimia : memiliki beberapa kandungan nutrisi tertentu dengan kandungan nutrisi dengan komposisi yang pasti.

2. Efektivitas Penggunaan

  • Pupuk Organik : penggunaan pupuk organik dapat meningkatkan perkembangan organisme tanah.
  • Pupuk Kimia : penggunaan pupuk kimia dapat membunuh organisme tanah.

3. Manfaat Yang Diperoleh

  • Pupuk Organik : pupuk organik lebih aman bagi kesehatan karna terdiri dari bahan-bahan organik.
  • Pupuk Kimia : pemakaian pupuk kimia yang berlebih memiliki dampak yang kurang baik bagi kesehatan sebab pupuk ini memiliki kandungan sintetis anorganik.

4. Penyerapan Nutrisi

  • Pupuk Organik : pupuk organik lebih sulit melakukan penyerapan nutrisi oleh tanaman.
  • Pupuk Kimia : kandungan nutrisi yang ada pada pupuk kimia dapat dengan mudah diserap tanaman.


Pada pembahasan kali ini saya hanya menjelaskan mengenai pupuk organik saja. Simak pembahasannya dibawah ini mengenai jenis-jenis pupuk organik untuk tanaman yang perlu kamu ketahui:

Jenis Pupuk Organik Untuk Tanaman


Terdapat beragam jenis pupuk organik dilihat dari bentuk dan bahan penyusunnya. Dari segi bentuk terdapat 2 jenis pupuk yaitu jenis pupuk organik padat dan jenis pupuk organik cair. Sedangkan, dari bahan penyusunnya terdapat 3 jenis yaitu pupuk kompos, pupuk kandang, dan pupuk hijau.

1. Pupuk Kompos


Pupuk kompos terbentuk dari sisa bahan organik yang berasal dari tumbuhan, hewan, dan limbah organik melalui proses biologis dengan bantuan organisme pengurai. Organisme pengurai ini diantaranya yaitu, bakteri, jamur, cacing tanah.

2. Pupuk Kandang


Pupuk kandang merupakan jenis pupuk organik yang berasal dari kotoran hewan seperti unggas, sapi, kerbau, kuda, dan kambing. Pupuk kandang sangat mudah untuk didapatkan dan juga banyak dipakai sebagai pupuk dasar tanaman.

3. Pupuk Hijau


Pupuk hijau adalah pupuk yang berasal dari pelapukan tanaman atau tumbuhan hijau. Biasanya tanaman yang digunakan untuk pupuk hijau yaitu tanaman jenis leguminosa (kacang-kacangan) dan tanaman air (azola). Tanaman tersebut dipilih karna memiliki kandungan nitrogen yang tinggi dibanding tanaman lainnya serta cepat terurai dalam tanah.

Untuk penggunaan pupuk hijau kamu bisa mengaplikasikannya secara langsung dibenamkan ke dalam tanah atau melalui proses pengomposan. Pupuk hijau juga dipakai karena efektif untuk membantu meningkatkan kualitas dan produktivitas tanah sebagai media tanam tumbuhan.

4. Pupuk Hayati Organik


Pupuk hayati organik merupakan pupuk yang terdiri dari organisme hidup yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan kesuburan tanah dan menghasilkan nutrisi penting bagi tanaman. Pupuk hayati bekerja tidak seperti pupuk organik biasa yang bisa langsung meningkatkan kesuburan tanah dengan menyediakan nutrisi untuk tanaman.

Pupuk ini secara alami menyediakan nutrisi melalui proses gradual dengan cara memfikasi unsur N dari atmosfer, melarutkan fosfor dan mensintesis zat-zat lain yang dibutuhkan tanaman.

Fungsi dari pupuk ini diantaranya yaitu untuk membantu memperbaiki struktur tanah dan memproduksi nutrisi bagi tanah dan tanaman, serta memangkas pertumbuhan parasit bagi tanaman.

5. Pupuk Organik Cair


Pupuk ini berasal dari hasil proses fermentasi bahan-bahan organik seperti buah-buahan busuk dan bahan pupuk organik lainnya. Biasanya juga digunakan sebagai pelengkap dengan cara disemprotkan ke daun atau disiramkan pada permukaan tanah dekat tanaman.

Sumber: www.rumah.com.

Kesimpulan


Nah, itulah perbedaan pupuk organik dan anorganik serta jenis pupuk organik yang baik untuk tanaman. Gunakan pupuk terbaik untuk tanamanmu ya guys agar tanaman dapat tumbuh dengan subur.


EmoticonEmoticon